This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label AKIDAH AKHLAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AKIDAH AKHLAK. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 November 2022

Adab Sholat dan Adab Berdzikir

 

Adab Sholat dan Adab Berdzikir

Adab Sholat.
Sholat adalah ibadah wajib bagi setiap muslim yang sudah baligh dan berakal sehat. Sholat pada hakikatnya adalah bentuk komunikasi antara seorang hamba dengan Allah Swt.. Akan tetapi, banyak orang kurang bisa menikmati ibadah sholat disebabkan tidak khusyu'. Padahal Allah Swt berfirman bahwa dengan sholat yang khusyu’ maka seseorang akan bisa terhindar dari berbuat kekejian dan kemunkaran.

Adapun adab-adab dalam ibadah sholat yaitu:

1. Menjaga Waktu dan Batas-batasnya.
Ketika waktu shalat masuk, bersegera menunaikannya dengan penuh semangat saat kewajiban itu tiba. Nabi bersabda pada Bilal: “Wahai Bilal, hiburlah kami dengan shalat!“ (Maksudnya: beradzanlah lalu kita melaksanakan sholat dan menikmati sholat). Allah Swt berfirman yang artinya:

"Maka celaka bagi orang-orang yang sholat. Yaitu orang yang shalat mereka lupa diri".

Para ulama mengatakan lupa dalam ayat ini terutama adalah masalah meneledorkan waktu sholat.

2. Merapikan dan Membersihkan Tempat Sholat dan Sujud.
Sebelum sholat kita rapikan dan bersihkan dari najis-najis yang ada, singkirkan gambar, tulisan atau apa saja yang mengganggu kekhusyu’an sholat.

3. Memakai Pakaian yang Terbaik.
Saat panggilan sholat telah tiba, rapi, santun, baik, harum semerbak (bagi laki-laki) dan menutup aurat secara sempurna. Allah Swt amat senang kalau perintahnya kita amalkan dengan suka cita. Allah Swt memerintahkan dalam Al-Quran:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, …”. (QS. al-A’raf 7: 31)

Memakai pakaian terbaik saat sholat merupakan tanda dan wujud syukur seseorang akan nikmat Allah Swt. yang dikaruniakan padanya.

4. Menyesal serta Bersedih.
Jika tidak dapat menunaikan dan menikmati sholat dengan baik dan sempurna. Di antara inti sholat adalah berzikir di dalam sholat. Allah Swt berfirman pada Nabi Dawud: “Dan dengan berzikir padaKu, hendaklah mereka merasa ni’mat”. Allah Swt berfirman: “dan sungguh, zikir pada Allah-lah yang terbesar”.

Maksudnya adalah kita diharapkan menikmati zikir atau bacaan-bacaan shalat kita, sehingga berpengaruh pada hati nurani dan amal perbuatan sehari-hari.

5. Dan supaya kita khusyu’, Nabi memerintah: “sholatlah seperti shalatnya orang yang berpamitan (dari dunia ini)”. Maksudnya sholatlah seakan-akan ini adalah shalat kalian yang terakhir di dunia.

Adab Berzikir.

Kurang afdhal apabila orang yang melaksanakan sholat, usai salam ia langsung berdiri pulang tanpa berzikir. Sehingga ba'da shalatpun seseorang dianjurkan berzikir. Zikir menurut bahasa berarti ingat. Dalam hal ini yang dimaksud adalah mengingat Allah Swt dengan cara memperbanyak mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah, para sahabat, dan orang-orang yang soleh sebelum kita.

Allah Swt. berfirman dalam surah al-A’raf ayat 205:

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

“Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai” (QS. al-A’raf :205).

Ayat di atas, maka kita akan paham bahwa zikir adalah suatu yang diperintahkan oleh Allah Swt sesering mungkin. Kita sebagai seorang Muslim tentunya tidak asing lagi dengan zikir. Hanya saja,terkadang kita tidak memperhatikan adab/cara berzikir. Sehingga tidak jarang zikir yang kita lakukan tidak berbekas sama sekali terhadap kehidupan kita. Padahal minimal, zikir bisa menentramkan hati pelakunya, sebagaimana firman Allah Swt yang berarti: “Bukankah dengan berzikir/ mengingat Allah Swt hati akan menjadi tentram? ”

Oleh karenanya, perlu kita perhatikan adab-adab saat berzikir kepada Allah Swt. Adapun adab berzikir di antaranya adalah:

Ikhlas dalam berzikir mengharap ridha Allah Swt, membersihkan amal dari campuran dengan sesuatu. Menghadirkan makna zikir dalam hati, sesuai dengan tingkatannya dalam musyahadah.

1. Berzikir dengan zikir dan wirid yang telah dicontohkan Rasulullah, karena zikir adalah ibadah. Membaca Al-Quran dengan niat berzikir juga dianjurkan.

2. Mencoba memahami maknanya dan khusu’ dalam melakukannya.

3. Duduk disuatu tempat atau ruangan yang suci seperti duduk dalam shalat juga dianjurkan.

4. Mewangikan pakaian dan tempat dengan minyak wangi, pakaian yang bersih dan halal.

5. Memilih tempat yang agak sunyi, boleh memejamkan dua mata, karena dengan mata terpejam itu, tertutup jalan-jalan panca indra lahir, sehingga mengakibatkan terbukanya panca indra hati.

pengertian Asma’ul Husna

 

Asma’ul Husna

Posted on 

Pengertian Asmaul Husna – Asmaul Husna, berasal dari bahasa arab yang merupakan gabungan dari 2 kata yaitu al-Asma’ & al-Husna. Penjelasan lebih lengkap simak saja langsung Materi Agama Islam mengenai Pengertian Asmaul Husna, Dalil Tentang Asmaul Husna, dan Asmaul Husna dan Artinya Lengkap di bawah ini.

Pengertian Asmaul Husna
Pengertian Asmaul Husna
Contents  show 


Asmaul Husna, berasal dari bahasa arab yang merupakan gabungan dari 2 kata yaitu al-Asma’ & al-Husna. Al- Asma’ merupakan bentuk jama’ dari ismun yang artinya adalah nama. Sedangkan al-Husna ialah bentuk mashdar dari al-Ahsan yang artinya baik, bagus/indah.

Pendapat lain mengatakan, Asmaul Husna ialah nama-nama Allah yang terbaik dan juga agung, yang sesuai dengan sifat-sifat Allah SWT yang jumlahnya ada 99 nama. ( M. Ali Chasan Umar)

Asmaul Husna merujuk kepada nama-nama, gelar, atau sebutan sekaligus sifat-sifat Allah Azza Wa Jalla yang indah dan baik.

Dalil Tentang Asmaul Husna

Allah SWT berfirman yang tertulis di dalam Kitab Al Qur’anul Karim :

َوَلِلَّهِ الْاَسْمَآءُ الْحُسْنَى فَادْعُوْابِهَا وَذَرُوالَّذِيْنَ يَلْحِدُوْنَ فِى اَسْمَآئِهِ يَسْخَرُوْنَ مَاكَانُوْ يَعْمَلُوْن

Arab-Latin: Wa lillāhil-asmā`ul-ḥusnā fad’ụhu bihā wa żarullażīna yul-ḥidụna fī asmā`ih, sayujzauna mā kānụ ya’malụn

Terjemah : “Hanya milik Alloh Asmaa-ul Husna, maka berdo’alah kamu dengan Asmaa-ul Husna . Tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (Menyebut) Nama-Nama-Nya itu, nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan”. [QS Al A’rof : 180].

Asmaul Husna dan Artinya

No.LatinArabArtinya
1Allah اللهMaha Tuhan. Allah adalah Lafazh / ucapan yang Maha Mulia, Nama bagi Dzat Ilahi yang Maha Suci dan Wajib ada-Nya [Ismu Dzat]
2Ar RohmaanuاَلرَّحْمَنُMaha Pengasih. 
3Ar Rohiimu   اَلرَّحِيْمُMaha Penyayang.
4Al Maliku    اَلْمَلِكُMaha Raja/Maha Menguasai. 
5Al Qudduusu   اَلْقُدُّوْسُMaha Suci. 
6As Salaamu    اَلسَّلَامُMaha Penyelamat.
7Al Mukminu   اَلْمُؤْمِنُMaha Pemelihara Keamanan. 
8Al Muhaiminu   اَلْمُهَيْمِنُMaha Penjaga. 
9Al ‘Aziizu  اَلعَزِيْزُMaha Mulia.
10Al Jabbaaru  اَلْجَبَّارُMaha Perkasa. 
11Al Mutakabbiru اَلْمُتَكَبِّرُMaha Memiliki Kebesaran. 
12Al Khooliqu  اَلْخَالِقُMaha Pencipta.
13Al Baari’u  اَلْبَارِئُMaha Pembuat.
14Al mushowwiru اَلْمُصَوِّرُMaha Pembentuk.
15Al GhoffaaruاَلْغَفَّارُMaha Pengampun. 
16Al Qohhaaru اَلْقَهَّارُMaha Pemaksa. 
17Al Wahhaabu اَلْوَهَّابُMaha Pemberi. 
18Ar Rozzaaqu  اَلرَّزَّاقُMaha Pemberi Rizki. 
19Al Fattaahu اَلْفَتَّاحُMaha Membukakan. 
20Al ‘Aliimu  اَلْعَلِيْمُMaha Mengetahui.
21Al Qoobidlu اَلْقَابِضُMaha Pencabut. 
22Al Baasithu  اَلْبَاسِطُMaha Meluaskan.
23Al Khoofidlu اَلْخَافِضُMaha Menjatuhkan.
24Ar Roofi’u  اَلرَّافِعُMaha Mengangkat. 
25Al Mu’izzu اَلْمُعِزّMaha Pemberi kemuliaan. 
26Al Mudzillu اَلْمُذِلُّMaha Pemberi kehinaan
27As Samii’u  اَلسَّمِيْعُMaha Mendengar. 
28Al Bashiiru  اَلْبَصِيْرُMaha Melihat. 
29Al Hakamu  اَلْحَكَمُMaha Menetapkan Hukum.
30Al ‘Adlu اَلْعَدْلُMaha Adil. 
31Al Latiifu  اَللَّطِيْفُMaha Halus. 
32Al Khobiiru  اَلْخَبِيْرُMaha Waspada / Maha Pemberi Berita/kabar.
33Al Haliimu  اَلْحَلِيْمُMaha Penyantun/Santun. 
34Al ‘Azhiimu  اَلْعَظِيْمُMaha Agung.
35Al Ghofuuru  اَلْغَفُوْرُMaha Pengampun. 
36Asy Syakuuru  اَلشَّكُوْرُMaha Pembalas. 
37Al ‘Aliyyu اَلْعَلِيُّMaha Tinggi.
38Al Kabiiru  اَلْكَبِيْرُMaha Besar. 
39Al Hafiizhu  اَلْحَفِيْظُMaha Pemelihara.
40Al Muqiitu  اَلْمُقِيْتُMaha Pemberi Kecukupan. 
41Al Hasiibu اَلْحَسِيْبُMaha Penjamin. 
42Al Jaliilu اَلْجَلِيْلُMaha Luhur. 
43Al Kariimu  اَلْكَرِيْمُMaha Pemurah.
44Ar Roqiibu  اَلرَّقِيْبُMaha Peneliti. 
45Al Waasi’u  اَلْوَاسِعُMaha Luas. 
46Al Mujiibu  اَلْمُجِيْبُMaha Mengabulkan.
47Al Hakiimu  اَلْحَكِيْمُMaha Bijaksana.
48Al Waduudu  اَلْوَدُوْدُMaha Pencinta. 
49Al Majiidu  اَلْمَجِيْدُMaha Mulia. 
50Al Baa’itsu اَلْبَاعِثُMaha Membangkitkan.
51Asy Syahiidu اَلشَّهِيْدُMaha Menyaksikan.
52Al Haqqu  اَلْحَقُّMaha Haq / Maha Benar.
53Al Wakiilu  اَلْوَكِيْلُMaha Memelihara Penyerahan. 
54Al Qowiyyu  اَلْقَوِيُّMaha Kuat. 
55Al Matiinu  اَلْمَتِيْنُMaha Kokoh/Perkasa. 
56Al Waliyyu اَلْوَلِيُّMaha Melindungi. 
57Al Hamiidu  اَلْحَمِيْدُMaha Terpuji. 
58Al Muhshi  اَلْمُحْصِيْMaha Penghitung. 
59Al Mubdiu  اَلْمُبْدِئُMaha Memulai. 
60Al Mu’iidu اَلْمُعِيْدُMaha Mengulangi.
61Al Muhyi  اَلْمُحْيِىْMaha Menghidupkan.
62Al Mumiitu اَلْمُمِيْتُMaha Mematikan.
63Al hayyu اَلْحَيُّMaha Hidup.
64Al Qoyyuumu  اَلْقَيُّوْمُMaha Berdiri Sendiri
65Al Waajidu  اَلْوَاجِدُMaha Kaya. 
66Al Maajidu  اَلْمَاجِدُMaha Mulia. 
67Al Waahidu  اَلْوَاحِدُMaha Esa. 
68Ash Shomadu  اَلصَّمَدُMaha Dibutuhkan [Tempat Bergantung].
69Al Qoodiru  اَلْقَادِرُMaha Kuasa.
70Al Muqtadiru اَلْمُقْتَدِرُMaha Menentukan.
71Al Muqoddimu  اَلْمُقَدِّمُMaha Mendahulukan. 
72Al Muakhkhiruu اَلْمُؤَخِّرُMaha Mengakhirkan atau mengemudiankan.
73Al Awwalu اَلْاَوَّلُMaha Pertama. 
74Al Aakhiru اَلْآَخِرُMaha Penghabisan.
75Azh Zhoohiru  اَلظَّاهِرُMaha Nyata. 
76Al Baathinu  اَلْبَاطِنُMaha Tersembunyi. 
77Al Waaliy اَلْوَالِيْMaha Menguasai.
78Al Muta’aali اَلْمُتَعَالِMaha Suci/Maha Tinggi. 
79Al Barru  اَلْبَرُّMaha Dermawan.
80At Tawwaabu  اَلتَّوَّابُMaha Penerima Taubat.
81Al Muntaqimu  اّلْمُنْتَقِمُMaha Penyiksa. 
82Al ‘Afuwwu  اَلْعَفُوُّMaha Pemaaf.
83Ar Rouufu  اَلرَّؤُوْفُMaha Pengasih.
84Malikul Mulki مَلِكُ الْمُلْكِMaha Menguasai Kerajaan.
85Dzul Jalaali wal Ikroom ذُوالْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِMaha memiliki Kebesaran dan Kemuliaan. 
86Al Muqsithu اَلْمُقْسِطُMaha Mengadili.
87Al Jaami’u اَلْجَامِعُMaha Mengumpulkan. 
88Al Ghoniyyu اَلْغَنِيُّMaha Kaya.
89Al Mughniyyu اَلْمُغْنِيُّMaha Pemberi Kekayaan.
90Al Maani’u اَلْمَانِعُMaha Pembela atau Maha Penolak. 
91Adl Dloorru  اَلضَّآرُّMaha Pemberi Bahaya.
92An Naafi’u  اَلنَّافِعُMaha Pemberi Kemanfaatan.
93An Nuuru اَلنُّورُMaha Bercahaya. 
94Al Haadi  اَلْهَادِىMaha Pemberi Petunjuk.
95Al Badii’u اَلْبَدِيْعُMaha Pencipta Yang Baru. 
96Al Baaqi اَلْبَاقِيْMaha Kekal. 
97Al Waaritsu  اَلْوَارِثُMaha Pewaris. 
98Ar Rosyiidu  اَلرَّشِيْدُMaha Pandai.
99Ash Shobuuru  اَلصَّبُوْرُMaha Penyabar. 

Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

ِاِنَّ لِلَّهَ تِسْعَةَ وَتِسْعِيْنَ اَسْمَآءً مَنْ حَفِظَهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ وَاِنَّ اللهَ وِتْرِ يُحِبُّ الْوِتْر

Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan [ 99 ] Nama, siapa yang menghafal nya masuk surga. Bahwasanya Allah itu Maha Ganjil dan menyenangi kepada yang ganjil”. [HR. Ibnu Majah]

Nama Allah yang mulia dan agung (Asmaa-ul Husna) merupakan kebesaran dan kekuasaan Allah Azza Wa Jalla, sebagai pencipta dan pemelihara alam semesta dan apa-apa yang ada di dalamnya.

Bagi kita (muslim) salah satu cara mengenal Allah SWT adalah dengan mempelajari sifat-sifat Allah dan juga mengenal 99 Asma Allah (Asmaa-ul Husna).

F.A.Q

Apa Arti Allah Azza Wa Jalla?

Lafaz `Azza maknanya ialah yang Maha Aziz / Maha Perkasa.
Sedangkan lafaz Jalla maknanya ialah Agung.”

Apa Arti Ar Rahman dan Penjelasanya?

Ar Rahman artinya Maha Pengasih. Yakni maknanya pemberi kenikmatan yang Agung, Pengasih di dunia atau Pengasih pada zhohir [bentuk / rupa/ badan]

Apa Arti Ar Rahim dan Penjelasannya?

Ar Rahim artinya Maha Penyayang. Yakkni makna adalah pemberi kenikmatan yang Tinggi, Penyayang di akhirat / Penyayang pada bathin [ruh / jiwa / hati]

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Agama tentang Pengertian Asmaul Husna dan Artinya Lengkap. Semoga dengan adanya artikel ini menggugah jiwa kita untuk belajar mengenal Allah SWT. Aamiin…